Buku Tamu


ShoutMix chat widget

Jejak-Jejak Para Pembelajar

Minggu, 28 Februari 2010

Pembelajar adalah orang-orang yang menceburkan diri mereka kedalam sungai yang agung. Mereka bukan hanya terbatas pada siswa, murid, mahasiswa ataupun dosen sekalipun. Para pembelajar adalah orang-orang yang ingin mengambil hikmah dari setiap kesalahan yang mereka lakukan pada masa lalu. Dan mereka tidak sama sekali menghapusnya dari ingatan dan mengutukinya begitu saja.
Mungkin kita memandang bahwa para pembelajar adalah orang yang agung yang agung. Itu memang benar, tapi kebenaran itu tidaklah absolute. Mereka juga manusia, pernah melakukan kesalahan yang besar sekalipun. Akan tetapi, kesalahan itu tertutupi oleh banyaknya kebaikan mereka. “Dan ikutilah keburukanmu dengan kebaikanmu.”

Akan tetapi, lihatlah hasil dari orang-orang para pembelajar. Mereka mampu menciptakan suatu hasil yang beda dari yang lain. Hasil inilah yang nantinya setiap orang mengikuti apa yang mereka lakukan ini. Dan hasil ini atau bisa kita sebut jejak-jejak para pembelajar. Maka benarlah jikalau ada yang mengatakan ‘ulama warosatul anbiya’ pembelajar itu adalah pewaris nabi.
Ilmu mereka tidak mengendap di otak. Mereka membuat jejak-jejak dengan menyebarkan ilmu untuk menerangi bangsa dan agama ini. Bukan hanya ilmu saja, jejak itu juga tauladan. Tata karma yang mereka buat membuat orang melakukan apa yang mereka lakukan. Teladan yang mereka lakukan berdasarkan ilmu dan mereka takkan mengingkari janji Allah dalam surat ash-shaff 2-3.
Sungguh mulia para pembelajar. Mereka hidup dihargai dan ketika meninggal, Allah menghargai mereka dengan menaikkan derajat yang lebih tinggi dari mukmin lainnya. Dan jejak yang mereka buat akan senantiasa abadi dan takkan terhapus oleh apapun, karena jejak yang mereka bawa adalah ilmu, hikmah dan tauladan. Ilmu yang mereka dapat karena dari pemikiran, hikmah yang mereka dapatkan dari semua kesalahan masa lalu dan tauladan yang mereka peroleh dari moral para pendidik mereka. Jadi, keteladan itu adalah turun temurun.
Disini, kita tak dapat membedakan antara para pahlawan dan para pembelajar. Yang membedakan hanyalah jalan yang mereka tempuh berbeda, para pahlawan adalah orang yang menularkan jejak kepatriotikan mereka dengan berkorban dengan tubuh dan darah mereka, Sedangkan para pembelajar, mereka menularkan jejak itu dengan akal dan ilmu yang mereka miliki.

Wallahu ‘alam bisshowab

0 komentar:

Poskan Komentar